Hari itu, aku ingat sekali, itu adalah tahun baru, tahun
dimana cerita ini dimulai...........
aku
adalah seorang laki-laki berusia 12 tahun, namaku adalah auxiliary Champione...
champion artinya juara, disitu juga ada kata one berarti 1,,, auxiliary artinya
penolong....... orang tuaku berharap selain aku bisa menjadi juara 1 tapi aku
juga harus bisa menjadi penolong bagi banyak orang...... orang-orang biasa memanggilku
one, seperti nama panggilan ku, aku selalu menjadi no 1,,,,SESEORANG YANG TIDAK PERNAH KALAH ..............
hari
ini, hari pertama ditahun yang baru.... hari dimana semuanya berawal, awal
menjadi lebih baik dari pada sebelumnya, aku tinggal disebuah desa terpencil,
tapi karna keberuntungan ku desa itu tidak menjadi desa terpencil lagi, sekarang
desa itu menjadi desa termaju sedunia, tempat kecil yang sangat modern....
sebenarnya
itu semua terjadi karna sesuatu yang berharga, tidak sengaja. Sehingga desa ku
menjadi desa modern.. waktu itu umur ku kalau tidak salah 9 tahun aku tidak
sengaja menemukan sebuah situs bersejarah, tempat itu terasa sangat jauh jika
dalam suasana negatif, akan tetapi akan menjadi sangat dekat ketika dalam
suasana positif...
aku
pernah mengajak salah satu teman ku kemari akan tetapi dia tidak bisa mendekati
maupun masuk kedalam situs kuno tersebut. Mungkin karna setiap hari aku
ketempat itu aku mengerti arti tulisan yang berada di semua perasati tersebut,
dan salah satu kunci masuk kedalam situs kuno ini pun tertulis disalah satu
prasasti, yang mengatakan “hati yang
bersih, pikiran yang bersih. Ketika kedua hal tersebut di satukan semuanya akan
menjadi mungkin”
benar
kunci untuk masuk ke situs kuno ini dibutuhkan hati dan pikiran yang bersih,
dan ada satu prasasti yang mengatakan “hanya
dengan satu manusia, sudah sangat cukup untuk menuntun jutaan manusia yang lain”
dari sini bisa dikatakan manusia bisa melakukan semuanya, dan aku akan menjadi
salah satu manusia yang akan menuntun jutaan manusia.
Banyak
orang yang sudah kuajak kemari, tetapi tidak ada yang bisa sampai. Semua orang
mengejekku karnanya, karna aku dikira berbohong, aku sudah menjelaskan”aku
tidak berbohong” akan tetapi karna tidak ada yang pernah kesana kecuali aku,
TIDAK ADA YANG PERCAYA, aku dibenci semua orang, teman-teman yang semula berada
disisiku menghilang satu persatu.
Hingga
sewaktu ketika ada seorang menghampiriku, waktu itu aku sedang sangat sedih
karna tidak ada yang mau percaya kepadaku lagi.dia bertanya “kenapa kamu
terlihat murung?” aku hanya diam aku tidak ingin orang lain menganggapku
berbohong lagi,dia terus menghiburku, dan akhirnya aku menceritakan semuanya,
pada awalnya dia mengira bahwa aku mengarang cerita akan tetapi ketika aku
menyebutkan kalimat dari salah satu prasasti tersebut..... dia terkejut, dan
dia ingin aku membawanya ke situs kuno itu, aku sudah memberitahukannya bahwa
tidak sembarang orang bisa memasuki kawasan itu, akan tetapi ia tetap
bersikeras ingin kesitu. Akhirnya
aku mengalah, aku menyuruhnya untuk menginap dirumahku dulu, karna hari sudah
mulai gelap.
Dan keesokannya,, tepatnya hari kamis tanggal 18 bulan
desember 1997 , aku dan dia pergi ke situs kuno tersebut, akan tetapi hasilnya
dia tidak bisa memasukinya bahkan dia tidak bisa mendekati pintu masuknya, dia
bertanya kepadaku apakah ada cara khusus untuk memasuki tempat
tersebut?.”pikiran dan hati yang bersih adalah kunci untuk masuk kesitu”itu
yang aku katakan, dia terdiam seperti memikirkan sesuatu, “dari mana kamu tau
bahwa pikiran dan hati yang bersih adalah kunci untuk masuk ke situs itu” dan
aku menjawabnya “aku mengetahui itu dari
salah satu prasasti yang berada disitu” dia berusaha mempercayai perkataanku,
dia memintaku untuk mengajarinya membersihkan hati dan pikirannya, aku hanya
bisa berkata sambil menghela nafas dalam-dalam “ini akan menjadi latihan yang
sulit, persiapkanlah dirimu” aku merasa seperti telah menjadi guru, sambil
tersenyum dia berkata terimakasih.....
Ibu
bolehkah paman ini menginap dirumah lebih lama? Paman ini tidak punya uang
untuk menginap di penginapan.” Boleh saja tapi tidurnya dikamar kamu nya” siap
bu....
Hari
pertama pelatihan....pertama kali kita harus mulai dari mana?...”orang yang
bisa adalah orang yang berusaha, jadi yang pertama kali paman lakukan
berusaha...”heeehhhhh, mana bisa kalau Cuma berusaha...” itu adalah langkah
pertama............”tapi?...dalam agama yang saya anut usaha itu sangat
penting, dan satu lagi berdoalah sebelumnya”....
Paman
itu berusaha terus menerus mencari jalan untuk sampai ke situs kuno tersebut,
akan tetapi belum berhasil, dia belum menyerah, lagi.lagi.lagi.lagi.dan lagi
dia terus menyusuri hutan itu dari matahari mulai menunjukan dirinya sampai
matahari kembali menyembunyikan dirinya. Dan sampai saat itulah si paman itu
belum dapat memasuki area situs kuno tersebut...
Paman
itu kembali kerumah dengan wajah yang sanagat tidak bersemangat, aku mencoba
mengatakan sesuatu “paman semangat juga merupakan kunci untuk memasuki tumpat
itu, maka dari itu semangat lah”........
Mungkin
memang sedikit membutuhkan semangat, hehe.. hari ini hujan lumayan deras,
mungkin latihannya harus ditunda. Bagaimana menurut paman?....”saya tidak
keberatan....” rojer kita akan mulai memulai latihan besok..
keesokanya Hujan
lagi....
esoknya Hujan
lagi.......
lusa pun Hujan
lagi..........
hujannya
sudah hampir satu minggu, jika seperti ini terus paman itu tidak akan pernah
memulai pelatihan” itulah yang terlintas dipikiranku.....
paman bagaiman kita mulai latihannya sekarang, air bagus
untuk menjernihkan hati dan fikiran....”sekarang boleh juga paman tidak
keberatan..” wokee sekarang kita keluaruntuk memulai latihan....
*tiba-tiba langitnya menjadi cerah, hujanpun mulai berhenti,
suasana suram menyelimuti...*
Baiklah walaupun hujannya sudah berhenti, paman ini kunci
terakhir yang menjadi jalan satu-satunya bisa tidaknya paman memasuki situs
kuno tersebut.... ini tertulis jelas disalah satu prasasti disitu *manusia bisa karna ada manusia lain
disisinya, perasaan bisa berubah begitu pula pikiran tergantung seseorang yang
berada disamping kita* intinya paman harus yakin bahwa sya bisa menuntun
paman, itu cara satu-satunya......
Paman
dan aku terus berjuang agar membuat keselarasan.
hari ini, masih gagal
esoknya, kami masih gagal
hari ke-3 pun, demikian
sudah satu minggu belum ada hasil
hanya aku yang berhasil masuk tetapi paman itu tidak.....
hari ini, masih gagal
esoknya, kami masih gagal
hari ke-3 pun, demikian
sudah satu minggu belum ada hasil
hanya aku yang berhasil masuk tetapi paman itu tidak.....
Satu
bulan sudah berlalu, tidak ada perubahan, mungkin hanya aku saja yang bisa
memasukinya’aku pikir... tapi walaupun kegagalan yang didapat paman itu tidak
gampang menyerah, aku dapat melihat kesiriusannya hanya dari melihat sorot
matanya.... dari matanya seperti berbicara “bagaimanapun aku harus bisa”......
Satu
tahun berlalu, paman itu ingin kembali ke kota, tapi ia merasa malu karna tidak
memuahkan hasil,melihat paman itu aku terdiam, aku teringat waktu pertama kali
paman itu kemari dia membawa kamera, aku memberinya saran agar aku boleh
membawa kamera itu lalu aku memfoto berbagai tempat di situs kuno itu, dia
terlihat sangat antusias dia sangat bersemangat lebih dari biasanya.....
Hari ini
aku pergi untuk memfoto tempat itu, setiap sudut, tidak ada yang aku lewat kan
sedikitpun, kecuali satu tempat, tempat itu berbeda dari tempat yang lain di situs
kuno tersebut. Sangat mengerikan....
Setelah
paman itu mendapatkan apa yang dinginkan selama ini tercapai paman itu sangat bahagia,
dia berterimakasih bahwa kedatangan dia ketempat ini membuahkan hasil yang
melebihi harapannya, diperjalanan pulang paman tersebut tersenyum sambil
melihat foto-foto tersebut... mungkin itu hal yang paling membahagiakan
buatnya...........
Sebelum
dia meninggalkan desa ini dia mengajakku kekota terdekat, ia membelikanku
handphone dikalau dia ingin mengunjungi tempat ini lagi, aku sedikit merasa
tidak enak tpi paman itu mengancam jika tidak diterima dia akan marah dan tak
akan berkunjung lagi. Tanpa basa basi keesokannya paman itu langsung pergi, dia
sempat memberitahu namanya, ashobu yokasha dia adalah seoarang peneleliti
sejarah asal jepang, paman itu sudah diindonesia selama 3 tahun, dia banyak
menemukan situs-situs kuno yang belum diekspos.........
Setelah
paman itu pergi hari-hariku kembali seperti biasa , pergi ketempat bersejarah
itu, pulang kerumah, bermain bersama teman, sekolah dan lain sebagainya....
Aku
masih berpikir, kenapa paman tersebut bisa sampi kesini, apakah dari awal dia
tau disini ada situs kuno. Kalau iya dari mana ia mengetahuinya????..... apakah
ada orang lain yang bisa memasukinya selain aku???...
Tidak
perlu dipikirakan, jika paman itu kembali kesini aku akan menyakannya
sendiri..........
Sudah 1 bulan semenjak paman itu pergi, walaupun aku berkata
tidak perlu dipikirkan tapi aku sangat kepikiran tentang itu... aku sangat
ingin tau...........
Tiba-tiba
telepon ku berdering, teryata ada telepon dari paman itu, paman itu menyakan
soal foto yang aku ambil. Difoto itu terlihat seperti ada seseorang disana, aku
bilang kepaman itu bahwa disaat aku memotret itu tidak ada seorangpun kecuali
aku, oh begitu oh iya kalau paman punya waktu nanti mungkin paman akan
ketempatmu lagi, dan akhirnya dia menutup telponya....
Apa
maksud paman itu kemaren ditelepon, ada seseorang, aku tidak mengerti. Jika benar ada orang lain
siapa orang itu??..... aku harus mencari tau siapa seseorang yang dimaksud
paman peneliti itu......
Aku
harus segera mengecek tempat itu, aku harus memastikan dengan mata kepalaku
sendiri..... ada kemungkinan itu adalah........dia.......
Jika
benar apa yang harus aku lakukan.....
Mungkinkah
dia kembali........
Aku
bingung sekali..........
Baiklah sekarang aku akan pergi untuk memeriksa tempat
itu.........
*situs
kuno
Dimana seseorang yang dimaksud paman peneliti itu, aku yakin
tidak mungkin ada orang lain kemarin, disaat aku foto-foto...........
Mungkin
paman itu salah lihat... mungkin sebaiknya aku bertanya kembali kepada paman
peneliti itu, supaya jelas........
*rumah
Aku
pulang..... hehhhhhhh, paman sejak kapan paman disini??????..”paman baru saja
sampai, sekalian paman mau nunjukin foto yang paman katakan kemarin..... ini
fotonya....”
Ketika
aku melihat foto itu........ ternyata memang ada terlihat seseorang, berambut
panjang, tapi sayangnya gambar foto itu tidak terlihat terlalu jelas...
Paman
aku mau bertanya satu hal....” mau bertanya apa, tanyakan saja...” apa motif
paman datang ke tempat ini??....tempat ini sangat terpencil, tidak banyak orang
yang berkunjung kemari, tapi kenapa tiba-tiba seorang peneliti terkenal datang
ketempat ini....” tujuannya paman Cuma berkelana tidak tentu arah dan akhirnya
paman sampai ketempat ini......” tidak mungkin seperti itu, tidak semua orang
bisa ketempat ini, lagi pula tempat ini jauh dari pusat kota.... tidak ada
transportasi, dan komunikasi disini.....” kamu memang anak yang pintar, cerita
cukup panjang, waktu paman sedang berkunjung kepameran batu, ada sebuah batu
yang sangat menarik perhatian paman, setelah paman bertanya itu adalah batu
dari sebuah desa dikawasan indonesia yang terkenal masih sangat asri bahkan
pusat kotanya saja masih sepi penduduk,,, dari batu itu paman melihat itu bukan
batu biasa, tapi itu batu dari sebuah situs monumen bersejarah, setelah itu baru
paman pergi ketempat ini... dan diperjalanan paman banyak mendengar bahwa ada
seorang anak yang sering berkata telah menemukan sebuah situs kuno.......
*begitulah ceritanya, terus apakah kamu tau siapa seseorang yang berada didalam
gambar tersebut?....” tidak ada siapapun ditempat itu, disitu kosong Cuma saya
seorang yang ada disitu ketika foto itu saya ambil........
·
Misteri (maybe)
Kesokan harinya.....
Sekarang
paman kemari mau ngapain??..” tentu saja paman mau kamu mengambil sedikit
sample batu tanah serta foto lagi, untuk penelitian.. dan paman punya kabar
bagus buat kamu, kamu akan diberi konpensasi berupa uang serta kamu akan
difasilitasi oleh pemerintah semua kebutuhanmu bahkan pendidikanmu akan
ditangung pemerintah sampai kejenjang yang lebih tinggi...” benarkah
begitu???.,...” sebenarnya begitu, tapi.....”tapi kenapa?.....” pemerinah ingin
melihat langsung tempat itu sendiri, oleh karna itu paman kembali kemari
lagi....hehe
Itulah
awal cerita ini, awal bermula kehidupan ku, ketidaksengajaan terkadang bukan
sesuatu yang buruk, berawal dari ketidaksengajaan malah menjadi keberuntungan.
Sengaja maupun tidak sengaja tidaklah
buruk, yang manapun sama, tinggal cara menyikapinya agar bisa menjadi sesutu
yang dapat berguna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar