Sabtu, 16 Januari 2016

Cerita: Keberuntungan seorang Pemenang

Hari itu, aku ingat sekali, itu adalah tahun baru, tahun dimana cerita ini dimulai...........
               aku adalah seorang laki-laki berusia 12 tahun, namaku adalah auxiliary Champione... champion artinya juara, disitu juga ada kata one berarti 1,,, auxiliary artinya penolong....... orang tuaku berharap selain aku bisa menjadi juara 1 tapi aku juga harus bisa menjadi penolong bagi banyak orang...... orang-orang biasa memanggilku one, seperti nama panggilan ku, aku selalu menjadi no 1,,,,SESEORANG YANG TIDAK PERNAH KALAH ..............
               hari ini, hari pertama ditahun yang baru.... hari dimana semuanya berawal, awal menjadi lebih baik dari pada sebelumnya, aku tinggal disebuah desa terpencil, tapi karna keberuntungan ku desa itu tidak menjadi desa terpencil lagi, sekarang desa itu menjadi desa termaju sedunia, tempat kecil yang sangat modern....
               sebenarnya itu semua terjadi karna sesuatu yang berharga, tidak sengaja. Sehingga desa ku menjadi desa modern.. waktu itu umur ku kalau tidak salah 9 tahun aku tidak sengaja menemukan sebuah situs bersejarah, tempat itu terasa sangat jauh jika dalam suasana negatif, akan tetapi akan menjadi sangat dekat ketika dalam suasana positif...
               aku pernah mengajak salah satu teman ku kemari akan tetapi dia tidak bisa mendekati maupun masuk kedalam situs kuno tersebut. Mungkin karna setiap hari aku ketempat itu aku mengerti arti tulisan yang berada di semua perasati tersebut, dan salah satu kunci masuk kedalam situs kuno ini pun tertulis disalah satu prasasti, yang mengatakan “hati yang bersih, pikiran yang bersih. Ketika kedua hal tersebut di satukan semuanya akan menjadi mungkin
               benar kunci untuk masuk ke situs kuno ini dibutuhkan hati dan pikiran yang bersih, dan ada satu prasasti yang mengatakan “hanya dengan satu manusia, sudah sangat cukup untuk menuntun jutaan manusia yang lain” dari sini bisa dikatakan manusia bisa melakukan semuanya, dan aku akan menjadi salah satu manusia yang akan menuntun jutaan manusia.
               Banyak orang yang sudah kuajak kemari, tetapi tidak ada yang bisa sampai. Semua orang mengejekku karnanya, karna aku dikira berbohong, aku sudah menjelaskan”aku tidak berbohong” akan tetapi karna tidak ada yang pernah kesana kecuali aku, TIDAK ADA YANG PERCAYA, aku dibenci semua orang, teman-teman yang semula berada disisiku menghilang satu persatu.
               Hingga sewaktu ketika ada seorang menghampiriku, waktu itu aku sedang sangat sedih karna tidak ada yang mau percaya kepadaku lagi.dia bertanya “kenapa kamu terlihat murung?” aku hanya diam aku tidak ingin orang lain menganggapku berbohong lagi,dia terus menghiburku, dan akhirnya aku menceritakan semuanya, pada awalnya dia mengira bahwa aku mengarang cerita akan tetapi ketika aku menyebutkan kalimat dari salah satu prasasti tersebut..... dia terkejut, dan dia ingin aku membawanya ke situs kuno itu, aku sudah memberitahukannya bahwa tidak sembarang orang bisa memasuki kawasan itu, akan tetapi ia tetap bersikeras ingin kesitu.              Akhirnya aku mengalah, aku menyuruhnya untuk menginap dirumahku dulu, karna hari sudah mulai gelap.
              

Dan keesokannya,, tepatnya hari kamis tanggal 18 bulan desember 1997 , aku dan dia pergi ke situs kuno tersebut, akan tetapi hasilnya dia tidak bisa memasukinya bahkan dia tidak bisa mendekati pintu masuknya, dia bertanya kepadaku apakah ada cara khusus untuk memasuki tempat tersebut?.”pikiran dan hati yang bersih adalah kunci untuk masuk kesitu”itu yang aku katakan, dia terdiam seperti memikirkan sesuatu, “dari mana kamu tau bahwa pikiran dan hati yang bersih adalah kunci untuk masuk ke situs itu” dan aku menjawabnya “aku mengetahui  itu dari salah satu prasasti yang berada disitu” dia berusaha mempercayai perkataanku, dia memintaku untuk mengajarinya membersihkan hati dan pikirannya, aku hanya bisa berkata sambil menghela nafas dalam-dalam “ini akan menjadi latihan yang sulit, persiapkanlah dirimu” aku merasa seperti telah menjadi guru, sambil tersenyum dia berkata terimakasih.....
               Ibu bolehkah paman ini menginap dirumah lebih lama? Paman ini tidak punya uang untuk menginap di penginapan.” Boleh saja tapi tidurnya dikamar kamu nya” siap bu....
               Hari pertama pelatihan....pertama kali kita harus mulai dari mana?...”orang yang bisa adalah orang yang berusaha, jadi yang pertama kali paman lakukan berusaha...”heeehhhhh, mana bisa kalau Cuma berusaha...” itu adalah langkah pertama............”tapi?...dalam agama yang saya anut usaha itu sangat penting, dan satu lagi berdoalah sebelumnya”....
               Paman itu berusaha terus menerus mencari jalan untuk sampai ke situs kuno tersebut, akan tetapi belum berhasil, dia belum menyerah, lagi.lagi.lagi.lagi.dan lagi dia terus menyusuri hutan itu dari matahari mulai menunjukan dirinya sampai matahari kembali menyembunyikan dirinya. Dan sampai saat itulah si paman itu belum dapat memasuki area situs kuno tersebut...
               Paman itu kembali kerumah dengan wajah yang sanagat tidak bersemangat, aku mencoba mengatakan sesuatu “paman semangat juga merupakan kunci untuk memasuki tumpat itu, maka dari itu semangat lah”........
               Mungkin memang sedikit membutuhkan semangat, hehe.. hari ini hujan lumayan deras, mungkin latihannya harus ditunda. Bagaimana menurut paman?....”saya tidak keberatan....” rojer kita akan mulai memulai latihan besok..
keesokanya         Hujan lagi....
esoknya               Hujan lagi.......
lusa pun               Hujan lagi..........
               hujannya sudah hampir satu minggu, jika seperti ini terus paman itu tidak akan pernah memulai pelatihan” itulah yang terlintas dipikiranku.....
paman bagaiman kita mulai latihannya sekarang, air bagus untuk menjernihkan hati dan fikiran....”sekarang boleh juga paman tidak keberatan..” wokee sekarang kita keluaruntuk memulai latihan....
              

*tiba-tiba langitnya menjadi cerah, hujanpun mulai berhenti, suasana suram menyelimuti...*
Baiklah walaupun hujannya sudah berhenti, paman ini kunci terakhir yang menjadi jalan satu-satunya bisa tidaknya paman memasuki situs kuno tersebut.... ini tertulis jelas disalah satu prasasti disitu *manusia bisa karna ada manusia lain disisinya, perasaan bisa berubah begitu pula pikiran tergantung seseorang yang berada disamping kita* intinya paman harus yakin bahwa sya bisa menuntun paman, itu cara satu-satunya......
               Paman dan aku terus berjuang agar membuat keselarasan.
               hari ini, masih gagal
               esoknya, kami masih gagal
               hari ke-3 pun, demikian
               sudah satu minggu belum ada hasil
hanya aku yang berhasil masuk tetapi paman itu tidak.....
               Satu bulan sudah berlalu, tidak ada perubahan, mungkin hanya aku saja yang bisa memasukinya’aku pikir... tapi walaupun kegagalan yang didapat paman itu tidak gampang menyerah, aku dapat melihat kesiriusannya hanya dari melihat sorot matanya.... dari matanya seperti berbicara “bagaimanapun aku harus bisa”......
               Satu tahun berlalu, paman itu ingin kembali ke kota, tapi ia merasa malu karna tidak memuahkan hasil,melihat paman itu aku terdiam, aku teringat waktu pertama kali paman itu kemari dia membawa kamera, aku memberinya saran agar aku boleh membawa kamera itu lalu aku memfoto berbagai tempat di situs kuno itu, dia terlihat sangat antusias dia sangat bersemangat lebih dari biasanya.....
               Hari ini aku pergi untuk memfoto tempat itu, setiap sudut, tidak ada yang aku lewat kan sedikitpun, kecuali satu tempat, tempat itu berbeda dari tempat yang lain di situs kuno tersebut. Sangat mengerikan....
               Setelah paman itu mendapatkan apa yang dinginkan selama ini tercapai paman itu sangat bahagia, dia berterimakasih bahwa kedatangan dia ketempat ini membuahkan hasil yang melebihi harapannya, diperjalanan pulang paman tersebut tersenyum sambil melihat foto-foto tersebut... mungkin itu hal yang paling membahagiakan buatnya...........
               Sebelum dia meninggalkan desa ini dia mengajakku kekota terdekat, ia membelikanku handphone dikalau dia ingin mengunjungi tempat ini lagi, aku sedikit merasa tidak enak tpi paman itu mengancam jika tidak diterima dia akan marah dan tak akan berkunjung lagi. Tanpa basa basi keesokannya paman itu langsung pergi, dia sempat memberitahu namanya, ashobu yokasha dia adalah seoarang peneleliti sejarah asal jepang, paman itu sudah diindonesia selama 3 tahun, dia banyak menemukan situs-situs kuno yang belum diekspos.........
               Setelah paman itu pergi hari-hariku kembali seperti biasa , pergi ketempat bersejarah itu, pulang kerumah, bermain bersama teman, sekolah dan lain sebagainya....
               Aku masih berpikir, kenapa paman tersebut bisa sampi kesini, apakah dari awal dia tau disini ada situs kuno. Kalau iya dari mana ia mengetahuinya????..... apakah ada orang lain yang bisa memasukinya selain aku???...
               Tidak perlu dipikirakan, jika paman itu kembali kesini aku akan menyakannya sendiri..........
Sudah 1 bulan semenjak paman itu pergi, walaupun aku berkata tidak perlu dipikirkan tapi aku sangat kepikiran tentang itu... aku sangat ingin tau...........
               Tiba-tiba telepon ku berdering, teryata ada telepon dari paman itu, paman itu menyakan soal foto yang aku ambil. Difoto itu terlihat seperti ada seseorang disana, aku bilang kepaman itu bahwa disaat aku memotret itu tidak ada seorangpun kecuali aku, oh begitu oh iya kalau paman punya waktu nanti mungkin paman akan ketempatmu lagi, dan akhirnya dia menutup telponya....
               Apa maksud paman itu kemaren ditelepon, ada seseorang,  aku tidak mengerti. Jika benar ada orang lain siapa orang itu??..... aku harus mencari tau siapa seseorang yang dimaksud paman peneliti itu......
               Aku harus segera mengecek tempat itu, aku harus memastikan dengan mata kepalaku sendiri..... ada kemungkinan itu adalah........dia.......
               Jika benar apa yang harus aku lakukan.....
               Mungkinkah dia kembali........
               Aku bingung  sekali..........
Baiklah sekarang aku akan pergi untuk memeriksa tempat itu.........
               *situs kuno
Dimana seseorang yang dimaksud paman peneliti itu, aku yakin tidak mungkin ada orang lain kemarin, disaat aku foto-foto...........
               Mungkin paman itu salah lihat... mungkin sebaiknya aku bertanya kembali kepada paman peneliti itu, supaya jelas........
*rumah
               Aku pulang..... hehhhhhhh, paman sejak kapan paman disini??????..”paman baru saja sampai, sekalian paman mau nunjukin foto yang paman katakan kemarin..... ini fotonya....”
               Ketika aku melihat foto itu........ ternyata memang ada terlihat seseorang, berambut panjang, tapi sayangnya gambar foto itu tidak terlihat terlalu jelas...
               Paman aku mau bertanya satu hal....” mau bertanya apa, tanyakan saja...” apa motif paman datang ke tempat ini??....tempat ini sangat terpencil, tidak banyak orang yang berkunjung kemari, tapi kenapa tiba-tiba seorang peneliti terkenal datang ketempat ini....” tujuannya paman Cuma berkelana tidak tentu arah dan akhirnya paman sampai ketempat ini......” tidak mungkin seperti itu, tidak semua orang bisa ketempat ini, lagi pula tempat ini jauh dari pusat kota.... tidak ada transportasi, dan komunikasi disini.....” kamu memang anak yang pintar, cerita cukup panjang, waktu paman sedang berkunjung kepameran batu, ada sebuah batu yang sangat menarik perhatian paman, setelah paman bertanya itu adalah batu dari sebuah desa dikawasan indonesia yang terkenal masih sangat asri bahkan pusat kotanya saja masih sepi penduduk,,, dari batu itu paman melihat itu bukan batu biasa, tapi itu batu dari sebuah situs monumen bersejarah, setelah itu baru paman pergi ketempat ini... dan diperjalanan paman banyak mendengar bahwa ada seorang anak yang sering berkata telah menemukan sebuah situs kuno....... *begitulah ceritanya, terus apakah kamu tau siapa seseorang yang berada didalam gambar tersebut?....” tidak ada siapapun ditempat itu, disitu kosong Cuma saya seorang yang ada disitu ketika foto itu saya ambil........
·        Misteri (maybe)
Kesokan harinya.....
               Sekarang paman kemari mau ngapain??..” tentu saja paman mau kamu mengambil sedikit sample batu tanah serta foto lagi, untuk penelitian.. dan paman punya kabar bagus buat kamu, kamu akan diberi konpensasi berupa uang serta kamu akan difasilitasi oleh pemerintah semua kebutuhanmu bahkan pendidikanmu akan ditangung pemerintah sampai kejenjang yang lebih tinggi...” benarkah begitu???.,...” sebenarnya begitu, tapi.....”tapi kenapa?.....” pemerinah ingin melihat langsung tempat itu sendiri, oleh karna itu paman kembali kemari lagi....hehe
               Itulah awal cerita ini, awal bermula kehidupan ku, ketidaksengajaan terkadang bukan sesuatu yang buruk, berawal dari ketidaksengajaan malah menjadi keberuntungan.

Sengaja maupun tidak sengaja tidaklah buruk, yang manapun sama, tinggal cara menyikapinya agar bisa menjadi sesutu yang dapat berguna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar