Daily life
Masa muda, benar. Masa dimana penuh
dengan hal-hal menyenangkan, setidaknya begitulah seharusnya. Dimana apapun
yang kita lakukan, hal-hal yang membahagiakan, hal-hal yang menyedihkan,dan
hal-hal lain yang kita alami sekarang
akan menjadi harta karun yang berharga
nanti yang disebut juga sebagai Kenangan. Kenangan yang tak akan pernah kita lupakan.
Nama saya adalah Houtarou, Natsume Houtarou.
Saya seorang laki-laki kelahiran
indonesia asli, dengan tinggi rata-rata yaitu 169cm, memiliki rambut
hitam lebat, hidung tidak terlalu mancung, mempunyai bibir yang
tipis, dan satu lagi berkulit sawo matang. Hobi
saya banyak “hehe” terutama yang
namanya beladiri, tentu saja beladiri asli indonesia “yap” silat. Selain itu saya juga hobi mendengarkan
lagu terutama lagu-lagu yang berbahasa asing, karna mendengarkannya unik, selain bisa untuk
hiburan juga bisa untuk belajar.
Ini adalah kisah ku, kisah tentang
seorang siswa sekolah menengah atas di sebuah
kota di indonesia, tepatnya dipulau sumatra. nama kota itu adalah kota jambi. Kota dimana penduduknya masih tidak terlalu padat dan
kota yang cukup aman untuk ditinggali, tapi
sayangnya sedikit tempat wisata jadi hari libur terkadang menjadi membosankan.
“haoahhhh” aku menguap untuk pertama kalinya pada hari ini
Aku langsung menuju ke toilet untuk
mandi “blas,blus, blas” dan akhirnya aku sudah
menyelesaikan mandi pagi ku. Aku langsung bersiap untuk memaki baju lalu
menyusun mata pelajar tapi sayang sekali waktu sudah menunjukan pukul 06:50
“sial, aku harus cepat” gumam ku dalam hati
“sial, aku harus cepat” gumam ku dalam hati
“aku
pergi”ujarku
Ketika
keluar dari rumah aku langsung berlari menuju kesekolah ,dengan seluruh kemampuanku kupacu kakiku dengan seluruh
tenagaku dan akhirnya....
“yatta”
ujarku menggunakan bahasa jepang yang artinya berhasil
Aku
langsung bergegas menuju ruang kelas, aku duduk dan menaruh tas ku,dan
terdengar suara bel tanda masuk...
Teng,tong,teng,tong
Bahasa
inggris adalah pelajaran pertama pada pagi hari ini...
“semua
siap, beri salam” ujar ketua kelas menyiapkan murid yang lain
“assalamualaikum wr.wb” ujar para murid memberi salam
“assalamualaikum wr.wb” ujar para murid memberi salam
Seperti biasa kami disuruh membuka
buku cetak kami yang kami beli dari hasil kerja keras orang tua kami sendiri.
Hari ini kami membuka buku halaman 128 tentang report text, atau bahasa indonesianya teks yang berbentuk
laporan, dan biasanya digunakan untuk
menyajikan laporan.
Guru itu menerangkan dengan serius,
sangat serius. Akan tetapi banyak murid
yang tidak mendengarkan guru itu dengan sungguh-sungguh, bahkan banyak yang
saling mengobrol satu sama lain. Ketika
saya bertanya kepada salah satu teman kenapa dia sering bermain-main ketika
pelajaran bahasa inggris ia menjawab............
“kita orang indonesia, kita hidup dan
mati menggunakan bahasa indonesia”
Itulah
yang dia katakan. “hehe, pemikiran anak muda zaman sekarang susah dimengerti”
Waktu terus berjalan, pelajaran
bahasa inggris pun telah berlalu. Akan
tetapi ada sebuah jurang yang telah menunggu, sebuah pelajaran yang tidak semua
murid menyukainya dan banyak yang berfikir “pelajaran ini sangat aneh masa iya
X nanti ketemu sama Y nanti di kuadratin
diakarin pula jadinya sebuah pohon bonsai” yap itu adalah pelajar MTK.
Hampir dipelajaran ini semua murid
hanya menundukan kepala, berharap suara bel
berbunyi dan makanan dikantinpun siap dilahap. Dan akhirnya harapan itu
terkabul bel tanda istirahat pertama pun berbunyi, dan semua murid pun
berhamburan menuju ke kantin dan langsung membeli makanan favorit mereka, tapi
ada juga beberapa siswa membawa bekal dan memakannya diruang kelas.
“Houtarou
makan enggak???” ujar salah satu teman ku
“enggak
ah, aku mau ke perpustakaan saja ada beberapa buku baru yang kelihatanya menarik”
“oh,
kami duluanya”
Aku
langsung menuju ke perpustakaan.. ketika
aku akan memasuki perpustakaan aku tidak sengaja menabrak seorang siswi yang
lagi membawa sejumlah buku, alhasil buku-buku itu berjatuhan.
“maaf,
aku tidak sengaja” ujarku kepada siswi
tersebut dan sambil membantu mengambilkan bukunya
“makanya kalau jalan itu pakai mata”
“iya lain kali “ sambil menghela nafas aku memberikan buku-buku yang tadi terjatuh
“makanya kalau jalan itu pakai mata”
“iya lain kali “ sambil menghela nafas aku memberikan buku-buku yang tadi terjatuh
Sumpah pemarah banget sih cewek tadi
“ ujarku dalam hati.... ketika aku mencoba mencari buku-buku tersebut
ternyata sudah tidak ada. Dan aku teringat sekilas.
“oh, iya buku-buku yang di gadis
tadi. Sialan kalah cepat” ujarku dalam hati
Keesokan harinya aku kembali mengecek
perpustkaan ternyata belum dikembalikan, aku terus mengecek keperpustakaan
namun hasil yang kudapatkan nihil. Hampir tidak ada harapan akan dikembalikan dalam waktu dekat. Dan
akhirnya aku menyerah aku tidak akan meminjam buku itu aku cari buku lain aja.
Aku mencari buku yang menurutku bagus
dan akhirnya pilihanku jatuh pada buku
bersampul merah di pojok rak, dan ketika aku mau mengambilnya tiba-tiba
tanganku seperti menyentuh sesuatu yang lembut dan halus. Dengan terkejut aku
langsung menjauhkan tangan ku ternyata sesutu yang lembut dan halus itu adalah
tangan seorang siswi perempuan.
“anu, jika mau kamu saja. Aku biar ngambil buku yang lain” ujarku
“ iya” jawabnya sambil malu-malu
“kalau boleh tau siapa namanya” ini yang namanya kesempatan dalam kesempitan.
“Sabrina, Sabrina ismail”
“nama yang cantik. saya houtaro, Natsume houtarou”
“makasih” balasnya sambil tersenyum manis
“kamu punya HP?, supaya bisa kasih tahu kalau udah dibalikin bukunya” hehe
“hmm, gimananya?? “
“gimana tuh??”
“catatlah” ujarnya
“apa?”
“nomornya”
“oh, hehe, siap” aku tersenyum kegirangan....
“ iya” jawabnya sambil malu-malu
“kalau boleh tau siapa namanya” ini yang namanya kesempatan dalam kesempitan.
“Sabrina, Sabrina ismail”
“nama yang cantik. saya houtaro, Natsume houtarou”
“makasih” balasnya sambil tersenyum manis
“kamu punya HP?, supaya bisa kasih tahu kalau udah dibalikin bukunya” hehe
“hmm, gimananya?? “
“gimana tuh??”
“catatlah” ujarnya
“apa?”
“nomornya”
“oh, hehe, siap” aku tersenyum kegirangan....
Wah nasib baik walaupun gak dapat
buku apa-apa tetapi dapat jodoh ”hehe”ini yang namanya keberuntungan yang tidak diduga-duga. Dalam istilah pepatah
tidak ada rotan akar pun jadi, atau sambil menyelam minum air. Atau juga berakit-rakit
kehulu berenang-renang ketepian bersakit-sakit dahulu bersenang-senang
kemudian.
Setelah hari-hari yang melelahkan
aku lalui akhirnya terbayar lunas sudah, walaupun belum sepenuhnya lunas, tapi
tetap saja “huft, aturan sekarang lagi baca buku, malah enggak ngapa-ngapain”
besok cek sajalah mana tahu buku yang dipinjamnya udah dibalikin..
Tapi
sebelum itu. ”selamat malam”
“Kukuruyuuuuukkkk” suara ayam jantan itu memanggilku seakan ia
berkata bangunlah houtarooooo begitu.
Dan seperti biasa persiapan aku lakukan sebelum berangkat kesekolah,
pagi yang sangat sibuk dan seperti biasa pula ketelatan menghantuiku seakan
jika aku berhenti bergerak aku akan terhisap kedalam ketelatan.
Dan seperti biasa pula karna
kegigihanku aku tidak jadi terlambat kesekolah.
“terimakasih
ya tuhan engkau telah memberikanku kaki yang sangat bagus ini” gumam ku
Didalam kelas aku langsung disambut
oleh teman-temanku, dan seperti tradisi semua murid pertanyaan pertamanya
adalah.
“houtaro
apakah kamu sudah mengerjakan PR ...tittt...”
Itulah pertanyaannya, yang mana,
dimana, dan bagaimanapun juga aku pasti menjawab.....
“haha,
meremehkan kamu ini. Belum” dengan muka
datar
Dan itulah jawaban dari
pertanyaan tersebut, Dan jika sudah
begini, satu-satunya yang harus
dilakukan adalah perburuan jawaban, kami
menanyai semua, satu persatu murid dikelas.
Dan akhirnya.
“jenjreng, ini dia yang sudah...”
Dan tinggal satu langkah lagi yang
kami lakukan...
“SEMUA,
BERSIAP, Salin...”
Sungguh sesuatu yang tidak patut
dilakukan murid itu terjadi hampir di setiap sekolah dimana pun. “hedeh para penerus negeri, pantes
banyak yang korupsi” itulah pendapatku terhadap generasi ku sendiri yang
sekarang, Nilai moral saja sudah banyak
dilupakan.
selagi aku menulis tiba-tiba ada seorang siswi mendatangiku dan berkata.
selagi aku menulis tiba-tiba ada seorang siswi mendatangiku dan berkata.
“houtaro,
bisa ikut aku sebentar?”
“boleh sih, kemana??”
“boleh sih, kemana??”
Akhirnya aku mengiikutinya, dan setelah itu....
“aku
suka sama kamu”
“hehhh, aku juga sih” mulai kegirangan
“hehhh, aku juga sih” mulai kegirangan
Houtarou , houtarou *plak suara
gebrakan meja. Ketika aku melihat
ternyata yang menggebrak mejaku adalah ibu guru.
“cuci
muka dulu sana” ujar ibu guru tersebut
Aku langsung pergi keluar kelas
untuk mencuci muka..” huft just a dream, coba kenyataan “ hehe sambil
tertawa sendiri.
“Kring,kring,kring” suara handphone
Pesan
masuk
“Bukunya besok aku kembalikan keperpustakaan”
balas
“kok cepat banget?”
pesan masuk
“memangnya enggak boleh??”
balas
“boleh kok”
pesan masuk
“ kalau gitu sudah dulunya”
“Bukunya besok aku kembalikan keperpustakaan”
balas
“kok cepat banget?”
pesan masuk
“memangnya enggak boleh??”
balas
“boleh kok”
pesan masuk
“ kalau gitu sudah dulunya”
Pesan-pesan kami tidak sampai disitu
saja, kami hampir setiap hari saling
mengirimi satu sama lain pesan. 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan. Hingga akhirnya aku merasakan sesuatu, aku
mulai merasa ada sesuatu yang aneh, ada sesuatu yang mengganjal. Keesokan harinya aku menanyakan hal itu pada
temanku dan dia menjawab bahwa itu
adalah yang namanya cinta. Aku
merasa bingung jadi ini yang namanya cinta,
perasaan untuk peduli dengan orang lain,
perasaan untuk memikirkan orang lain,
perasaan yang menyatukan hati orang lain.
Dan hari ini tepat hari senin
tanggal 18 bulan desember 2012 aku memberanikan diri untuk mengatakan bahwa ternyata aku mulai menaruh
perasaan kepadanya, aku membulatkan tekad untuk mengajaknya untuk bertemu
disebuah tempat.
“ada
apa kamu tiba-tiba memanggilku kemari??”
“anu, sebenarnya belakangan ini aku mulai merasakan sesuatu yang aneh”
“merasakan sesuatu aneh?? ” jawabnya dengan wajah manisnya yang penuh dengan penasaran
“iya”
“apa?”
“cinta”
“heeh, kok bilangnya ke aku?”
“karna aku cintanya sama kamu”
“hah, serius?”
“iya, maukah kamu menjadi wanitaku?”
“hmm, iya” dia menjawab dengan sangat pelan sambil tersenyum manis
“anu, sebenarnya belakangan ini aku mulai merasakan sesuatu yang aneh”
“merasakan sesuatu aneh?? ” jawabnya dengan wajah manisnya yang penuh dengan penasaran
“iya”
“apa?”
“cinta”
“heeh, kok bilangnya ke aku?”
“karna aku cintanya sama kamu”
“hah, serius?”
“iya, maukah kamu menjadi wanitaku?”
“hmm, iya” dia menjawab dengan sangat pelan sambil tersenyum manis
Aku
tidak tahu apa yang harus ku lakukan lagi aku menjadi tersipu malu dan ketika
aku mulai tersadar tiba-tiba ia memegang
tanganku dan berkata......
“iya”
“beneran???”
aku masih tidak percaya tepat mulai hari ini aku punya pacar ini mimpi, jelas bukan ini kenyataan. Tepat mulai hari ini dia adalah wanita pertamaku
“beneran???”
aku masih tidak percaya tepat mulai hari ini aku punya pacar ini mimpi, jelas bukan ini kenyataan. Tepat mulai hari ini dia adalah wanita pertamaku
Semuanya kurasa sudah cukup, aku
mempunyai seorang yang bisa disebut dengan pacar, aku mempunyai seseorang yang bisa disebut
dengan sahabat. Masa muda itu
hebatnya, melakukan berbagai hal
bersama-sama dengan teman menjalani hari tanpa kebosanan menghampiri. apakah
kamu tahu.
“hari-hari yang kamu lewati sekarang
mungkin adalah hari-hari yang terindah yang pernah kamu miliki”
Fin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar