Sabtu, 16 Januari 2016

Cerita: Daily Life

Daily life

Masa muda, benar. Masa dimana penuh dengan hal-hal menyenangkan, setidaknya begitulah seharusnya. Dimana apapun yang kita lakukan, hal-hal yang membahagiakan, hal-hal yang menyedihkan,dan hal-hal  lain yang kita alami sekarang akan menjadi harta karun  yang berharga nanti yang disebut juga sebagai Kenangan. Kenangan yang tak akan pernah  kita lupakan.
Nama saya adalah Houtarou, Natsume Houtarou. Saya seorang laki-laki kelahiran  indonesia asli, dengan tinggi rata-rata yaitu 169cm, memiliki rambut hitam lebat,  hidung  tidak terlalu mancung, mempunyai bibir yang tipis, dan satu lagi berkulit sawo matang. Hobi  saya banyak “hehe”  terutama yang namanya beladiri, tentu saja beladiri asli indonesia “yap”  silat. Selain itu saya juga hobi mendengarkan lagu terutama lagu-lagu yang berbahasa  asing,  karna mendengarkannya unik, selain bisa untuk hiburan juga bisa untuk belajar.
Ini adalah kisah ku, kisah tentang seorang siswa sekolah menengah atas di sebuah  kota di indonesia, tepatnya dipulau sumatra.  nama kota itu adalah kota  jambi. Kota dimana  penduduknya masih tidak terlalu padat dan kota yang cukup aman untuk ditinggali, tapi  sayangnya sedikit tempat wisata jadi hari libur terkadang menjadi membosankan.
“haoahhhh”  aku menguap untuk pertama kalinya pada hari ini
            Aku langsung menuju ke toilet untuk mandi “blas,blus, blas” dan akhirnya aku sudah  menyelesaikan mandi pagi ku. Aku langsung bersiap untuk memaki baju lalu menyusun mata pelajar tapi sayang sekali waktu sudah menunjukan pukul 06:50
            “sial,  aku harus cepat”  gumam ku dalam hati
“aku pergi”ujarku
Ketika keluar dari rumah aku langsung berlari menuju kesekolah ,dengan seluruh  kemampuanku kupacu kakiku dengan seluruh tenagaku dan akhirnya....
“yatta” ujarku menggunakan bahasa jepang yang artinya berhasil
Aku langsung bergegas menuju ruang kelas, aku duduk dan menaruh tas ku,dan terdengar  suara bel tanda masuk...
            Teng,tong,teng,tong
Bahasa inggris adalah pelajaran pertama pada pagi hari ini...
“semua siap, beri salam” ujar ketua kelas menyiapkan murid yang lain
“assalamualaikum wr.wb”  ujar para murid memberi salam
            Seperti biasa kami disuruh membuka buku cetak kami yang kami beli dari hasil kerja keras orang tua kami sendiri. Hari ini kami membuka buku halaman 128 tentang report text,  atau bahasa indonesianya teks yang berbentuk laporan, dan biasanya digunakan untuk  menyajikan laporan.
Guru itu menerangkan dengan serius, sangat serius. Akan tetapi  banyak murid yang tidak mendengarkan guru itu dengan sungguh-sungguh, bahkan banyak yang saling mengobrol satu sama lain.  Ketika saya bertanya kepada salah satu teman kenapa dia sering bermain-main ketika pelajaran bahasa inggris ia menjawab............
“kita orang indonesia, kita hidup dan mati menggunakan bahasa indonesia”
Itulah yang dia katakan. “hehe, pemikiran anak muda zaman sekarang  susah dimengerti”
            Waktu terus berjalan, pelajaran bahasa inggris pun telah berlalu.  Akan tetapi ada sebuah jurang yang telah menunggu, sebuah pelajaran yang tidak semua murid menyukainya dan banyak yang berfikir “pelajaran ini sangat aneh masa iya X nanti ketemu sama Y nanti di  kuadratin diakarin pula jadinya sebuah pohon bonsai” yap itu adalah pelajar MTK.
            Hampir dipelajaran ini semua murid hanya menundukan kepala, berharap suara bel  berbunyi dan makanan dikantinpun siap dilahap. Dan akhirnya harapan itu terkabul bel tanda istirahat pertama pun berbunyi, dan semua murid pun berhamburan menuju ke kantin dan langsung membeli makanan favorit mereka, tapi ada juga beberapa siswa membawa bekal dan memakannya diruang kelas.
“Houtarou makan enggak???” ujar salah satu teman ku
“enggak ah, aku mau ke perpustakaan saja ada beberapa buku baru yang kelihatanya menarik”
“oh, kami duluanya”
Aku langsung menuju ke perpustakaan..  ketika aku akan memasuki perpustakaan aku tidak sengaja menabrak seorang siswi yang lagi membawa sejumlah buku, alhasil buku-buku itu berjatuhan.
“maaf, aku tidak sengaja”  ujarku kepada siswi tersebut dan sambil membantu mengambilkan bukunya
“makanya kalau jalan itu pakai mata”
 “iya lain kali “ sambil menghela nafas aku memberikan buku-buku yang tadi terjatuh
            Sumpah pemarah banget sih cewek tadi “  ujarku dalam hati....  ketika aku mencoba mencari buku-buku tersebut ternyata sudah tidak ada. Dan aku teringat sekilas.
            “oh, iya buku-buku yang di gadis tadi. Sialan kalah cepat” ujarku dalam hati
Keesokan harinya aku kembali mengecek perpustkaan ternyata belum dikembalikan, aku terus mengecek keperpustakaan namun hasil yang kudapatkan nihil. Hampir tidak ada harapan  akan dikembalikan dalam waktu dekat. Dan akhirnya aku menyerah aku tidak akan meminjam buku itu aku cari buku lain aja.
Aku mencari buku yang menurutku bagus dan akhirnya pilihanku jatuh pada buku  bersampul merah di pojok rak, dan ketika aku mau mengambilnya tiba-tiba tanganku seperti menyentuh sesuatu yang lembut dan halus. Dengan terkejut aku langsung menjauhkan tangan ku ternyata sesutu yang lembut dan halus itu adalah tangan seorang siswi perempuan.
“anu,  jika mau kamu saja.  Aku biar ngambil buku yang lain”  ujarku
“ iya” jawabnya sambil malu-malu
“kalau boleh tau siapa namanya” ini yang namanya kesempatan dalam kesempitan.
“Sabrina, Sabrina ismail”
“nama yang cantik. saya houtaro, Natsume houtarou”
“makasih” balasnya sambil tersenyum manis
“kamu punya HP?,  supaya bisa kasih tahu kalau udah dibalikin bukunya” hehe
“hmm, gimananya?? “
“gimana tuh??”
“catatlah” ujarnya
“apa?”
“nomornya”
“oh, hehe, siap”  aku tersenyum kegirangan....
            Wah nasib baik walaupun gak dapat buku apa-apa tetapi dapat jodoh ”hehe”ini yang namanya keberuntungan  yang tidak diduga-duga. Dalam istilah pepatah tidak ada rotan akar pun jadi, atau sambil menyelam minum air. Atau juga berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.
            Setelah hari-hari yang melelahkan aku lalui akhirnya terbayar lunas sudah, walaupun belum sepenuhnya lunas, tapi tetap saja “huft, aturan sekarang lagi baca buku, malah enggak ngapa-ngapain” besok cek sajalah mana tahu buku yang dipinjamnya udah dibalikin..
Tapi sebelum  itu.  ”selamat malam”
“Kukuruyuuuuukkkk”  suara ayam jantan itu memanggilku seakan ia berkata bangunlah houtarooooo begitu.  Dan seperti biasa persiapan aku lakukan sebelum berangkat kesekolah, pagi yang sangat sibuk dan seperti biasa pula ketelatan menghantuiku seakan jika aku berhenti bergerak aku akan terhisap kedalam ketelatan.
            Dan seperti biasa pula karna kegigihanku aku tidak jadi terlambat kesekolah.
“terimakasih ya tuhan engkau telah memberikanku kaki yang sangat bagus ini”  gumam ku
            Didalam kelas aku langsung disambut oleh teman-temanku, dan seperti tradisi semua murid pertanyaan pertamanya adalah.
“houtaro apakah kamu sudah mengerjakan PR ...tittt...”
            Itulah pertanyaannya, yang mana, dimana, dan bagaimanapun juga aku pasti menjawab.....
“haha, meremehkan kamu ini.  Belum” dengan muka datar
            Dan itulah jawaban dari pertanyaan  tersebut, Dan jika sudah begini,  satu-satunya yang harus dilakukan adalah perburuan jawaban,  kami menanyai semua, satu persatu murid dikelas.  Dan akhirnya.
“jenjreng,  ini dia yang sudah...”
            Dan tinggal satu langkah lagi yang kami lakukan...
“SEMUA, BERSIAP, Salin...”
Sungguh sesuatu yang tidak patut dilakukan murid itu terjadi hampir di setiap sekolah  dimana pun. “hedeh para penerus negeri,  pantes  banyak yang korupsi” itulah pendapatku terhadap generasi ku sendiri yang sekarang,  Nilai moral saja sudah banyak dilupakan.
selagi aku menulis tiba-tiba ada seorang siswi mendatangiku dan berkata.
“houtaro, bisa ikut aku sebentar?”
“boleh sih, kemana??”
            Akhirnya aku mengiikutinya, dan setelah  itu....
“aku suka sama kamu”
“hehhh, aku juga sih” mulai kegirangan
            Houtarou , houtarou *plak suara gebrakan meja.  Ketika aku melihat ternyata yang menggebrak mejaku  adalah ibu  guru.
“cuci muka dulu sana”  ujar ibu guru tersebut
            Aku langsung pergi keluar kelas untuk mencuci muka..” huft just a dream, coba kenyataan “  hehe sambil  tertawa sendiri.
            “Kring,kring,kring” suara  handphone
Pesan masuk
“Bukunya besok aku kembalikan keperpustakaan”
balas
“kok cepat banget?”
pesan masuk
“memangnya enggak boleh??”
balas
“boleh kok”
pesan masuk
“ kalau gitu sudah dulunya”
            Pesan-pesan kami tidak sampai disitu saja,  kami hampir setiap hari saling mengirimi satu sama lain pesan. 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan.  Hingga akhirnya aku merasakan sesuatu, aku mulai merasa ada sesuatu yang aneh, ada sesuatu yang mengganjal.    Keesokan harinya aku menanyakan hal itu pada temanku dan dia menjawab bahwa itu  adalah yang namanya cinta.  Aku merasa bingung jadi ini yang namanya cinta,  perasaan untuk peduli dengan orang lain,  perasaan untuk memikirkan orang lain,  perasaan yang menyatukan hati orang lain.
            Dan hari ini tepat hari senin tanggal 18 bulan desember  2012  aku memberanikan diri  untuk mengatakan bahwa ternyata aku mulai menaruh perasaan kepadanya, aku membulatkan tekad untuk mengajaknya untuk bertemu disebuah tempat.
“ada apa kamu tiba-tiba memanggilku kemari??”
“anu, sebenarnya belakangan ini aku mulai merasakan sesuatu yang aneh”
“merasakan sesuatu aneh?? ” jawabnya dengan wajah manisnya yang penuh dengan penasaran
“iya”
“apa?”
“cinta”
“heeh,  kok  bilangnya ke aku?”
“karna aku cintanya sama  kamu”
“hah, serius?”
“iya,  maukah kamu menjadi wanitaku?”
“hmm, iya”  dia  menjawab dengan sangat pelan sambil tersenyum manis
Aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan lagi aku menjadi tersipu malu dan ketika aku mulai  tersadar tiba-tiba ia memegang tanganku dan berkata......
“iya”
“beneran???”
aku masih tidak percaya tepat mulai hari ini aku punya pacar ini mimpi, jelas bukan ini  kenyataan. Tepat mulai hari ini dia adalah wanita pertamaku
            Semuanya kurasa sudah cukup, aku mempunyai seorang yang bisa disebut dengan pacar,  aku mempunyai seseorang yang bisa disebut dengan sahabat.  Masa muda itu hebatnya,  melakukan berbagai hal bersama-sama dengan teman menjalani hari tanpa kebosanan menghampiri. apakah kamu tahu.
            “hari-hari yang kamu lewati sekarang mungkin adalah hari-hari yang terindah yang pernah kamu miliki”




Fin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar